Menjadi wanita adalah menjadi manusia

Fenomena menarik terjadi di Indonesia selama dekade terakhir ini. Semakin banyak pergerakan-pergerakan kewanitaan yang digadang oleh srikandi-srikandi tanah air. Seiring dengan pertumbuhan Indonesia di tengah-tengah dunia global, negara juga tidak mau terlihat acuh. Negara berusaha mengimplementasi kebijakan-kebijakan yang memberikan kesempatan bagi wanita-wanita bangsa untuk dapat berdiri bersisian dengan pria dalam hal karir dan pendidikan. Namun, …

Aku perempuan dan aku cantik apa adanya

Sejak kecil, aku sudah sangat familiar dengan perkataan-perkataan orang tentang betapa kurusnya aku dan gelapnya warna kulitku. Yup, setiap orang yang membaca tulisan ini pasti punya pengalaman tersendiri tentang bagaimana penilaian orang yang kita dengar berulang kali (disadari atau tidak) banyak berpengaruh pada bagaimana kita menilai diri kita sendiri. Dalam kasusku, sayangnya, aku tumbuh dengan …

Aku perempuan dan tubuhku membuatku tidak nyaman

Sejak kecil, aku gak pernah mungil. Walaupun sebelum kelas 3 SD aku kurus karena males makan, tetap aja aku lebih tinggi dari teman-teman seusiaku, bahkan dari kakak-kakak kelasku. Gak cewek, gak cowok. Sampai kadang-kadang, aku dipanggil "tiang listrik" karena aku tinggi cungkring. Eventually, aku agak sedikit menggemuk dan badanku kelihatan lebih proporsional. Ketika masuk SMP …

30 Hari Mencari Cinta dan Mengadu Domba Perempuan

Akhir minggu kemaren, mimin-mimin yang ceritanya lagi kurang hiburan dan pengen nostalgia masa muda memutuskan buat nonton ulang sebuah film layar lebar Indonesia yang sempet ngetop banget di jaman kami masih sekolah dulu: 30 Hari Mencari Cinta. Buat yang lupa plotnya karena ini film udah kelamaan atau yang malah gak tau plotnya karena tahun 2004 …

Aku perempuan dan “pujian” kalian membuatku tidak nyaman

Di suatu siang yang cerah, Mawar (bukan nama sebenarnya) sedang berjalan santai di jalanan ibu kota. Tiba-tiba saja, tiada angin dan tiada ujan, ada laki-laki iseng yang bersiul-siul sembari memanggil "Cewe, cewe, sendirian aja. Jalan bareng yuk." Merasa risih dan menahan kesal, Mawar langsung berjalan cepat tanpa menggubris si cowo. Merasa adegan tersebut familiar? Kalau …

Mengapa perempuan?

Mengapa perempuan? Dikatakan dia tak boleh terlalu sendiri Tidak boleh melampau batas Jembatan normatif yang juga dibuat oleh istiadat   Ada pembatas, antara kebebasan dan tradisi Yang tak tahu sampai kapan itu berdiri Mungkin harus menunggu Kartini lagi Datang dengan destruktif dan matang mencoba bicara dengan lantang dan tak dinilai sumbang..   Terasakah suaramu tercekat? …

Gak usah pegang-pegang, gue bukan tiang listrik!

Ciuman di atas bis, dengan seorang laki-laki tak dikenal mungkin terdengar seperti petualangan yang menakjubkan, paling tidak itu yang kudapat dari reaksi beberapa orang temanku yang malah menanyakan apakah laki-laki itu tampan, dan apakah ciumannya enak. Beberapa orang lain mengatakan aku tak perlu was-was, toh itu hanya ciuman, aku bukan diperkosa atau apa. Namun kenyataannya …

Aku perempuan, dan (seharusnya) aku tidak (perlu) takut

Aku lupa di mana aku pernah membaca daftar hal-hal yang tidak akan pernah dimengerti oleh laki-laki tapi merupakan hal yang selalu dilakukan perempuan, seperti misalnya: ketakutan berjalan pulang sendiri, apalagi di malam hari; selalu waspada terhadap suara derap kaki di belakang kita; selalu memantau keadaan sekitar untuk melihat apakah ada orang lain yang bisa mendengar …

Aku perempuan, aku juga seorang ibu bekerja

Menjadi perempuan kadang kala tidak mudah. Pertanyaan jaman masih single “Kapan nikah?” lebih sering ditujukan kepada para perempuan. Karena perempuan semakin berumur dan belum menikah sepertinya terlihat lebih negatif dibandingkan dengan laki-laki yang semakin berumur malah dianggap semakin matang. Setelah menikah pun akan berlanjut dengan pertanyaan selanjutnya “Kapan punya anak?” dan seterusnya. Dilema menjadi perempuan …

Menyanjung Semua Tanpa Menjatuhkan Yang Sudah Disanjung

Saya mau pengakuan dosa. Pos yang akan kamiperempoean publish di hari Senin selepas hari Kartini hampir saja berisi yet-another-rant tentang bagaimana seharusnya Kartini tidak dijadikan wajah dari perempuan Indonesia secara keseluruhan dan bagaimana masih banyak wanita-wanita lain yang berkontribusi banyak terhadap perjuangan pada umumnya. Saya sudah mulai menyiapkan draft berapi-api tentang bagaimana Martha Christina Tiahahu (pahlawan pribadi saya),Maria …