Rak Buku Kami, #5

Halo, selamat hari Senin! Kalau kamu ingat, salah satu resolusi Kami Perempoan tahun ini adalah membaca lebih banyak buku! 2018 udah sepertiga jalan nih, gimana progress buku bacaan kalian? 😉 Kalau mimin sih lancar, walaupun ujung-ujungnya mimin baca buku yang genrenya itu lagi itu lagi XD Kalau kalian lagi bingung mau baca buku apa selanjutnya, mimin …

Senandung Ria #6

Halo! Apa kabar? Gak berasa udah nyaris dua bulan semenjak Senandung Ria yang terakhir. Di belahan dunia utara sini, musim semi udah dimulai. Cuaca makin menghangat dan bunga-bunga mulai bermekaran. Mimin udah mulai nyetok teh karena mimin hampir selalu sakit pas pergantian musim kayak begini -_-; Ngomong-ngomong, hari ini mimin-mimin pengen ngebagi playlist baru nih. …

Ibu rumah tangga dan feminisme

oleh Annisa Ihsani   Kalau bicara tentang feminisme, salah satu elemen yang tidak bisa dipisahkan adalah kemandirian finansial. Gambaran umum yang didapat masyarakat tentang seorang feminis biasanya adalah wanita single dan childless yang berfokus pada karirnya meniti tangga korporat. Jadi ketika seorang wanita bergantung pada pendapatan suaminya untuk bertahan hidup, pantaskah dia disebut seorang feminis? …

Memangnya kenapa kalau laki-laki menangis?

Seiring dengan semakin banyaknya saya membaca artikel dan buku seputar isu kesetaraan gender, semakin peka pulalah saya dengan hal-hal di sekeliling saya. Pengalaman ini rasanya seolah-olah seperti indera-indera saya dipertajam, if that makes sense. Dan terus terang, pengalaman ini lebih banyak gak enaknya daripada enaknya. Hal-hal yang tadinya masuk telinga kanan keluar telinga kiri, sekarang …

Boys will be boys, girls have to be women

Dari awal bulan ini, saya baru aja pindah rumah. Kebetulan, rumah baru saya terletak deket banget sama sebuah SMP yang muridnya cukup banyak. Jadi, tiap pagi waktu jalan ke kantor, saya sering banget ngeliat murid-murid SMP berseliweran lari-lari ke sekolah. Gara-gara ini, saya jadi kadang-kadang jadi agak-agak mengobservasi gaya-gaya para bocah ini yang bermacam-macam. Ada …

Aku perempuan dan bagiku standar kecantikan adalah racun

"Turun 2 ons, Mak," atau "Aduh timbangannya rusak, Mak. Beratku 50.5 kg, masa naik lagi, Mak." "Diet Mama berhasil, Neng. Turun 6 ons," atau "Mama naik 1 ons, Neng jadi 64.3 kg, tapi tadi Mama timbang sambil bawa lontong." (Satuan kilogram di atas hanya fiktif belaka) Baru-baru ini, ada sebuah kejadian yang semakin menggelitik kesadaranku …

Internalized misogyny: Waktunya kita introspeksi diri

Pernah denger istilah misogyny kan? Isu internalized misogyny ini pernah dibahas di Kami Perempoean lewat artikel Gue nggak kayak cewek-cewek lain, gue beda. Singkatnya, misogyny itu adalah kebencian terhadap perempuan. Kayanya ekstrim banget yah? Siapa juga yang tanpa alasan membenci orang lain kan? Lagian ya masa sih, ada orang yang pokoknya langsung gak suka aja …

Senandung Ria #5

Halo, halo, halo! Apa kabaaar? Kalo mimin-mimin sendiri lagi pada sakit nih, gara-gara pancaroba kali ya? *soktau* Ngomong-ngomong, hari ini kami ngasih kalian playlist terbaru nih. Jujur, sejauh ini, ini playlist yang mimin paling suka dari semua yang udah kami keluarin. Lagu pembukanya aja udah Boss Bitch, yang liriknya cadas banget. I'm not asking for their respect I am who I am …

Perempuan dan pilihan hidupnya di “Tetangga Masa Gitu?”

Beberapa hari yang lalu, salah satu mimin Kami Perempoean menyampaikan unek-uneknya soal orang-orang yang suka sibuk nge-judge dan ngebanding-bandingin ibu rumah tangga (IRT) dan working mom. Walaupun mimin-mimin lainnya belom berkeluarga apalagi punya anak, sering banget rasanya kami mendengar unek-unek ini dari wanita-wanita lain yang sudah berkeluarga. Yang pro IRT full time biasanya omongan nyakitinnya …

Aku perempuan dan mereka adalah sahabat-sahabatku

Beberapa hari yang lalu di media sosial aku menemukan tulisan ini: "Behind every successful woman is a tribe of other successful women who have her back." (Terjemahan bebas: Dibalik setiap wanita sukses adalah wanita-wanita sukses lainnya yang mendukungnya.) Dan iya, aku tidak akan malu-malu untuk menyebut diriku sebagai wanita sukses. Kenapa tidak? Aku bangga dengan …